Tukang Bangunan Borongan

bangun-masjid

Borongan
Memilih sistem borongan artinya semua pekerjaan diborongkan kepada jasa tukang bangunan , atau sekaligus bahan material bangunannnya. Artinya ada 2 pilihan : Bapak / Ibu memborogkan tenaganya saja , untuk material bangunan anda yang menyiapkan. Atau Bapak / Ibu memborongkan semua tenaga sekaligus bahan bangunan yang ada di RAB ( Rencana Anggaran Biaya ) spesifikasi pada desain rumah tersebut. Demi kelancaran pekerjaan, sebaiknya memperhatikan hal berikut :

a.Borongan Tenaga Saja
Pastikan Bapak / Ibu membeli material bangunan tepat waktu sesuai rencana bangun, artinya jangan Tukangnya sudah siap, tapi material belum ada, hal ini akan menambah beban biaya bagi tukang bangunan yang memborong pekerjaan tersebut, harus ada klausul yang disepakati bersama misal : jika material tidak tepat waktu maka argo yang jalan dibebankan ke anda atau hal lain yang jelas antara kedua belah pihak.

Saran Kami :
Apabila bapak / ibu punya relasi toko material bangunan akan lebih mudah da lancar dalam sistem borongan tenaga ini, untuk material bangunan tertentu seperti toilet , pemilihan lantai , cat dll yang berhubungan dengan finishing, anda bisa memilih lebih awal atau konsultasikan dengan pelaksana proyek anda tersebut , sehingga ko-ordinasi waktu berjalan tepat.

b.Borongan Tenaga dan Material Bangunan
Untuk pekerjaan proyek yang sedang atau besar, pilihan ini biasanya diambil. Bapak / Ibu menyerahkan semua pekerjaan tenaga, pembelian material dan semua tahu beres sampai jadi serah terima kunci, dalam proses pembangunan harus terjalin komunikasi yang baik, mengenai tahapan pekerjaan, kontrol spek material yang digunakan harus sesuai, adanya kompromi perubahan spek jika terjadi di lapangan dll. Untuk kelancaran kerja sesuai jadwal , pihak pemborong akan mengatur alur trafik tenaga dan material, sementara pihak pemilik memenuhi / mengatur alur pembayaran termin tepat waktu.

Saran Kami :
Jika anda punya waktu , selalu perhatikan / kontrol pekerjaannya , tetapi bila menunjuk seseorang sebagai pengawas, usahakan mendapatkan update secara berkala. Perhatikan tentang hasil kerjanya pada saat pekerjaan pembesian, pekerjaan dinding , pemasangan atap dll sesuai jadwal, tidak tergesa – gesa , sesuai prosedur.

Diupayakan anda tidak menyuruh pekerjaan lain di luar jadwal , mengubah sesuatu material dll tanpa komunikasi dengan Kepala / Pelaksana Proyeknya. Jika anda melakukan hal ini langsung kepada tukang bangunan di lapangan pasti hasilnya akan berbeda. Koordinasi adalah hal penting untuk hasil akhir yang bagus.

Trending Now : Jasa Bangun Rumah Murah Summarecon Bekasi